Senin, 03 Januari 2011

KEKUATAN DO'A

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah sekarang telah memasuki tahun baru yaitu tahun 2011, semoga ditahun yang baru ini kita menjadi pribadi yang lebih baik. Saudaraku kali ini saya ingin bercerita tentang kekuatan do’a, kenapa dan mengapa??. Hal ini karena saya ingin lebih memahami tentang do’a itu sendiri. Saya ingin berbagi kepada teman-teman semua tentang kekuatan do’a. Tidak itu saja, ada beberapa hal yang memicu saya untuk menuliskan hal ini diblog saya, ada beberapa saudari seiman yang bercerita tentang masalah-masalahnya, dan ketika saya memberi saran saudari tersebut untuk ikhtiar(usaha) dia bilang sudah dan ketika sudah ikhtiar(usaha) dengan maksimal tapi belum ada jalan keluarnya saya hanya mamberikan solusi yaitu berdo’a. Mungkin terdengar, ah apasih do’a??, jangan salah saudara ku ketika ikhtiar diiringi do’a maka hasilnya akan maksimal. Nah disinilah jika teman-teman mau tau bagaimana kekuatan do’a tersebut. Apakah luar biasa??mari kita lihat (chekidot!! )

Berdo'a merupakan salah satu kewajiban kita sebagai makhluk Allah, Allah SWT memerintahkan kepada kita untuk berdo'a kepada-Nya, sebagaimana termaktub dalam surat Al-Mu'min ayat 60,

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo 'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (QS. Al-Mu'min : 60)

Karena do'a itu merupakan ibadah dan hukumnya wajib, tentu saja dalam berdo'a, sudah seharusnya kita tujukan kepada Allah semata.Allah berfirman, Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo 'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (QS. Al-Mu'min : 60)

Apapun dan siapaun yang dimintai do'a dari selain Allah, tidak akan memberikan manfa'at dan madharat Jika kita berdo'a kepada selain Allah. Makanya Allah mengingatkan kita, Katakanlah: "Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Allah, maka mereka tidak akan mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memindahkannya". (QS.AI-Isra: 56).

~Manfa'at Do 'a :

Jikalau kita ingin dijauhkan dari bencana, adab,musibah, atau masalah apapun maka perbanyaklah do'a

Lalu kenapa indonesia yang banyak berdzikir, tapi di Indonesia masih terdapat bahkan semakin banyak terjadi musibah. Untuk menjawab kenapanya, akan sulit untuk mencari jawabannya. Tetapi kita harus meyakini jaminan dari Allah bahwa setiap do'a pasti diijabah. Namun kemungkinan dikabulkannya do'a itu ada tiga, yaitu:

  • Kemungkinan pertama, dipenuhi sekarang, jika minta kekayaan
  • Kedua ditangguhkan di akhirat,
  • Ketiga Allah tidak memeberikan apa yang dia minta, tapi dengan permohonnannya tersebut Allah memberikannya kifarat (pengampunan) atas dosa-dosanya.


Dari Zaed bin Aslam ra bahwa Nabi saw bersabda : Tidak ada seorang yang berdo 'a kecuali ada di antara tiga (kemungkinan) : Apakah diijabah seperti yang ia minta, atau ditangguhkan nanti di akhirat, atau diampuni dosa-dosanya. " (HR. Imam Malik)

Amalan yang mendukung terkabulnya doa,

1. Do'a akan dikabulkan, jika tidak tergesa-gesa, yang dimaksud dengan tergesa-gesa disini, bukanlah membaca do'a dengan cepat-cepat, tetapi sikap mengeluh karena merasa do'anya tidak dikabul, atau mendesak Allah agar do'anya segera dikabulkan, Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah saw bersabda : Do 'a salah seorang di antara kalian akan diijabah selama tidak terburu-buru. Dia berkata aku sudah berdo 'a, tapi tidak diijabah juga. (HR.Al-Bukhari)

2. optimis do'a tersebut akan dikabul, Rasulullah Saw bersabda, Berdo 'alah kamu kepada Allah dengan keyakinan akan diijabah. Ketahulah bahwa Allah tidak akan mengijabah do'a dari hati yang lalai. (HR.At- Tirmidzi

jika kita mengannggap bahwa do'a kita tidak mungkin dikabulkan oleh Allah, karena merasa banyak dosa misalnya, maka pasti do'anya tersebut tidak akan dikabul. Dalam hadits berikut ini disebutkan:

Dari Abi Hurairah ra berkata, bersabda Rasulullah saw bahwa Allah Azza wa Jalla berfirman : Aku tergantung sangkaan hamba, dan Aku bersamanya ketika ia berdzikir kepada-Ku. Jika ia mengingat Aku, maka Aku mengingatnya dalam Dzat-Ku. Jika mengingat-Ku dalam sekumpulan, maka Aku mengingatnya dalam kumpulan itu. Mere. lebih baik dari mereka. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal, aku mendekat kepadannya satu hasta. Jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekat kepadanya satu depa. Jika, ia mendatangi Aku dengan jalan kaki, Aku datangi dia dengan berlari. (HR. Muslim)

Semakin kita mendekatkan diri kepada Allah, maka Allah akan lebih dekat kepada kita. Kedua hadits di atas, mengingatkan kita untuk selalu optimis bahwa suatu waktu do'a kita pasti akan dikabul oleh Allah.

3. rendah hati, semangat untuk dikabul, tidak dengan suara keras-keras

Berdo 'alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdo 'alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS.AI-A 'raj: 55-56)

Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (QS.AI-A 'raj: 205)

Dari Abi Musa ra berkata: Aku bersama Nabi saw dalam sebuah peperangan, Tidaklah kami mendaki sebuah bukit, dan tidak menaiki sebuah bukit, dan tidak menuruni lembah kecuali kami mengeraskan suara dengan takbir. Rasulullah saw lantas mendekati kami dan bersabda : Hai manusia peliharalah diri kamu, sesungguhnya kamu tidaklah berdo'a kepada yang tuli dan yang ghaib, tiada lain kamu berdo'a kepada Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat. Lantas beliau bersabda : Hai Abdullah bin Qais maukah aku ajarkan kepada kamu sebuah kalimat, dimana kalimat itu termasuk simpanan surga, Laa haula wa la quwwata illa billahi. (HR. AI-Bukhari)

Dari Ibnu Abbas ra memberitaukan bahwa mengeraskan suara dzikir ketika manusia selesai dari shalat wajib pernah dilakukan di zaman Nabi saw. Dan Ibnu Abbas berkata:

Sesungguhnya aku mengetahui ketika mereka selesai dari itu, dan aku mendengarnya. (HR.Al-Bukhari)

4. beramal shaleh

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawabla, bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo 'a apab. ia memohonkepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku d hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenart. (Q8.Al-Baqarah : 186)


5. berbakti kepada orang tua

Hal ini juga merupakan salah satu dikabulkannya do’a, karena jika orangtua ridho maka Allah pun akan ridho.

6. tidak makan minum yang haram

Dari Ibnu Abbas ra berkata: Aku membaca ayat ini. Kemudian Nabi saw bersabda : manusia makanlah oleh kalian dari apa-apa yang ada di bumi ini yang halal dan baik Kemudian Sa 'ad bin Abi Waqash berkata : Ya Rasulallah do 'akanlah hamba agar menjadi, orang yang do 'anya dikabul. Nabi saw menjawab : Hai Sa 'ad apiklah kamu dalam makan, kamu akan menjadi menusia yang do 'anya dikabul. Demi diri Muhammad yang ada pada kekuasan-Nya, sesungguhnya seseorang yang memasukkan sesuap makanan ya haram ke dalam mulutnya, maka tidak akan dikabul darinya selama 40 hari. Dan barang siapa yang tubuhnya tumbuh dari menipu dan riba, maka neraka yang paling pantas! baginya. (HR.Ath-Thabrani- AI-Mu 'jamul Ausat VI:311) .

Saudaraku........

Kenapa hidup ini terasa semakin berat?…mungkinkah memang kehidupannya yang semakin berat atau daya juang kita yang semakin rapuh? atau malah keduanya yang terjadi.Sungguh pertanyaan yang sangat dilontarkan saat sekarang ini. Dan beragam jawab akan terlontar dengan berbagai argumentasi yang sama kuatnya. Saya tidak akan membahas beban hidup itu sendiri, tapi manfaat berbagi rasa.
Bukan hal yang sulit apalagi mahal untuk mengirimkan doa buat teman dan sahabat-sahabat kita yang tersebar luas, dan mungkin memang sedang membutuhkan do’a kita.

Ada sebuah penelitian terhadap kekuatan do’a ini. Terhadap 2 orang yang menderita sakit dan dalam terapi pengobatan. Satu orang menjalani pengobatan medis tanpa dido’akan, dan yang satu orang menjalani terapi yang sama tetapi dibarengi do’a, baik yang dilakukan dengan sepengetahuan yang bersangkutan maupun do’a bersama yang dilakukan sekumpulan orang secara rutin tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Setelah beberapa periode, orang yang tidak dido’akan menunjukkan perubahan yang tidak membaik, sedangkan yang didoakan menunjukkan hasil yang membaik dan bahkan kemudian sembuh.
Betapa berartinya sebuah do’a, baik dipanjatkan dengan sepengetahuan yang dido’akan ataupun tanpa sepengetahuannya. Bahkan dalam ajaran agama yang saya anut, yaitu Islam, kita juga wajib mendo’akan orang yang sudah meninggal untuk memohonkan ampun atas dosa-dosa yang mungkin pernah dilakukan selama hidupnya.

Dengan melihat fakta akan manfaat do’a, kenapa kita masih enggan melakukannya? Mungkin manfaat langsung tidak kita dapatkan, tetapi mungkin kita akan mengambil manfaatnya dikemudian hari, atau bahkan mungkin yang mendapatkan manfaat adalah saudara atau sahabat dekat kita.


Ayo kita berbagi rasa bahagia dalam do’a.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar